SAKAFA (Sanggar Kaligrafi Al Falah)

P5150415

Pagi hari jum’at 15 Mei 2009 puncak gunung Kayangan, Pelaihari nampak sekelompok anak-anak berkumpul di sana. Mereka bukan liburan atau hanya sekedar lewat, namun di tangan mereka nampak alat-alat lukis seperti kuas dan cat dan tentunya sebuah lukisan yang sedang mereka garap. Mereka adalah anak-anak anggota SAKAFA Sanggar Kaligrafi Al Falah yang sedang mengadakan Wisata Seni di Gunung Kayangan Pelaihari.

Sejarah Berdirinya SAKAFA SAKAFA merupakan kepanjanganya dari Sanggar Kaligrafi Al Falah salah satu kelompok ekskul santri di Pondok Pesantren Al Falah Banjarbaru. SAKAFA adalah wadah bagi para santri-santri yang hobi dalam bidang menulis indah atau Kaligrafi. SAKAFA berdiri pada sekitar tahun 2001 di pondok Pesantren Al Falah Putera. Berdirinya Sanggar ini karena banyaknya santri-santri yang berminat dan hoby dalam menulis kaligrafi namun belum ada wadah untuk mengembangkan minat dan bakatnya. Cikal bakal berdirinya SAKAFA adalah ketika Ust. H.A. Sibawaihi yang mempunyai teman seorang kaligrafer handal Kalimantan Selatan yaitu H. Jazuli Muharram, S.Ag yang merupakan Salah satu kaligrafer Kalimantan Selatan yang diutus pada MTQ Nasional ke XX di Palu Sulawesi Tengah. Mulai mengajak para santri yang berminat dan hoby kaligrafi untuk lebih meningkatkan kemampuannya dalam menulis kaligrafi dengan belajar secara intensif dengan H. Jazuli Muharrom, S.Ag. Pada ketika itu anggota SAKAFA sudah lumayan banyak, namun untuk tempat belajar/latihan belum mempunyai tempat khusus. Ketika pada awal-awal latihan kaligrafi SAKAFA mengadakan proses belajar di atas kantor Pondok Pesantren Al Falah Putera, kemudian beralih ke atas musholla dan pernah juga latihan di dalam kelas. Setelah mulai berkembang pada sekitar tahun 2003 SAKAFA sudah mempunyai tempat khusus latihan yaitu disebuah asrama belakang di lantai dua yang kebetulan tidak mempunyai penghuni. Dari tempat tersebutlah SAKAFA mulai berkembang dan menorehkan berbagai prestasi.

Kegiatan Sakafa SAKAFA mengadakan latihan rutin pada hari jum’at pagi yang diisi langsung oleh H. jazuli Muharrom, S.Ag (namun pada tahun pelajaran 2008/2009 H. Jazuli Muharrom tidak dapat lagi mengisi latihan rutin tersebut karena berbarengan dengan jadwal kerja beliau di salah satu KUA di Kab. Banjar), selain itu untuk mengisi latihan SAKAFA juga mengadakan latihan pada malam hari. Selain latihan-latihan rutin tersebut SAKAFA juga pernah mengadakan study banding ke beberapa lembaga yang berhubungan dengan kegiatan kaligrafi. Study banding yang pernah diadakan adalah study banding ke Sanggar Lukis Kaligrafi Al Banjari yang ada di IAIN Antasari Banjarmasin, study banding ke Sanggar Budaya Kalimantan Selatan di banjarmasin dan juga study banding ke Sanggar Kaligrafi Darul Hijrah Martapura Kabupaten banjar. Kegiatan SAKAFA lain yang tidak kalah seru adalah seru adalah wisata seni. Kegiatan ini merupakan kegiatan wisata atau refresing para santri yang sekaligus mengasah kemampuan mereka untuk berkarya. Kegiatan wisata seni yang pernah diadakan adalah wisata seni ke Pantai Batakan selama 3 hari. Dan juga wisata seni ke gunung kayangan dan pantai takisung yang diadakan hanya satu hari. Pemilihan pantai dan gunung ini bertujuan untuk memberikan inspirasi dari keindahan ciptaan-Nya kepada para peserta Wisata seni. Kegiatan-Kegiatan yang pernah sakafa adakan dan ikuti antara lain kegiatan lomba-lomba kaligrafi untuk meningkatkan kemampuan santri baik lomba berskala inten maupun ekstern seperti lomba kaligrfai tingkat SLTA se-kalsel tahun 2005 yang bekerja sama dengan IKPPF yang dikuti oleh peserta dari kota banjarbaru, kota Banjarmasin, kab. Banjar dan Kab. Tanah Laut. Mengikuti lomba-lomba kaligrafi pada event MTQ dan POSPENAS. Selain kegiatan lomba Sakafa Juga pernah mengadakan kegiatan dialog kaligrafi dalam ruang lingkup intern Sakafa, dan juga pernah mengikuti dialog kaligrafi tigkat Prov. Kalimantan Selatan yang diadakan oleh Forkhat Kalel di IAIN Antasari Banjarmasin, juga mengikuti dialog Kaligrafi tigkat Nasional yang diadakan Lemka di Kendari Sulawesi Tenggara.

Prestasi Sakafa Selama terbentuknya sakafa hingga sekarang sudah ada berbagai prestasi yang ditohrehkan baik yang dalam tingkat local hingga tingkat nasional. Seperti pada lomba kaligrafi dalam pecan muharram tk. Kota Banjarbaru dan lomba-lomba dalam ruang lingkup kota Banjarbaru. Tidak itu sejak awal berdirinya sakafa, organisasi ini suah menorehkan prestasi pada lomba tingkat Propinsi Kalimantan Selatan yaitu pada kegiatan MTQ cabang Khattil Qur’an, POSPENAS dan juga Gelar Imtaq yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Prov. Kalimantan Selatan bekerjasama dengan Departen Agama. Sedangkan dalam partisipasi kegiatan POSPENAS anggota SAKAFA sudah meraih prestasi sejak POSPENAS pertama kali diadakan yaitu POSPENAS 1 tk. Propinsi Tahun 2001 dengan menggondol juara 2. Pada POSPENAS 2 tahun 2003, SAKAFA meningkatkan prestasinya. Dua peserta dari empat utusan SAKAFA mampu menembus ke tingkat Nasional dan pada tingkat nasional di palembang Sumatera Selatan mampu menduduki juara harapan 1 untuk putera dan harapan 2 untuk puteri. Tidak itu saja SAKAFA pada POSPENAS selanjutnya pun selalu mampu mengirimkan peserta-pesertanya ke tingkat nasional. Seperti pada POSPENAS 3 di Medan Sumatera Utara paa tahun 2005 mengirimkan 3 orang peserta dan pada POSPENAS 4 di Samarinda Kalimantan Timur tahun 2007 mengirimkan 1 orang peserta. Selain berprestasi dalam bidang lomba, sakafa juga aktif dalam penulisan-penulisan untuk tempat ibadah, yaitu penulisan kaligrafi pada masjid-masjid seperti pada masjid Nurul Jariah Denzipur TNI-AD di Banjarabaru.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s